Mungkinkah Tuhan mengerti betapa terlalu banyak hati yang perlu diisi..jika benar..mengapa masih wujud keluhan dan rintihan dari kita hingga berputus asa dengan pilihan dan takdirnya. bukankah Tuhan tidak pernah tidur ? atau mungkinkah kita meminta pada tempat yang salah..

No comments:
Post a Comment